Menuju Kampus Unggul:
Strategi Penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal
SPMI • PPEPP • AMI • Budaya Mutu • Persiapan Akreditasi Program Studi
“Akreditasi bukanlah proses yang seharusnya baru dipersiapkan ketika asesor akan datang. Kesiapan akreditasi sesungguhnya dibangun jauh sebelumnya melalui sistem penjaminan mutu yang berjalan secara konsisten.”
Mengapa Penguatan Sistem Mutu Menjadi Penting?
Banyak perguruan tinggi menghadapi tantangan pembuktian implementasi mutu. Dokumen mungkin tersedia, tetapi apakah pelaksanaannya nyata?
Apakah siklus PPEPP di kampus Anda benar-benar berjalan?
Apakah Audit Mutu Internal (AMI) menghasilkan tindak lanjut yang jelas?
Apakah bukti pelaksanaan mutu terdokumentasi dengan baik?
Apakah program studi telah siap menghadapi proses akreditasi?
Penjaminan mutu bukan sekadar persoalan administrasi, melainkan bagian penting tata kelola untuk peningkatan kualitas berkelanjutan.
Menuju Budaya Mutu
Sistem penjaminan mutu yang baik tidak berhenti pada tersedianya dokumen. Perlu dibangun sebuah siklus melalui pendekatan:
Apa yang Dibahas dalam Pelatihan?
Materi komprehensif yang dirancang untuk membangun sistem penjaminan mutu secara strategis, sistematis, dan aplikatif.
1. Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI)
Pemahaman konsep, implementasi SPMI, struktur penjaminan mutu, peran unit terkait, dan integrasinya dengan tata kelola perguruan tinggi.
2. Siklus PPEPP
Implementasi siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan secara lebih sistematis dalam pengelolaan mutu.
3. Audit Mutu Internal (AMI)
Mengubah AMI dari sekadar pemeriksaan dokumen menjadi instrumen evaluasi strategis untuk perbaikan berkelanjutan.
4. Manajemen Dokumen & Bukti
Pengelolaan dokumentasi secara terstruktur agar dapat mendukung evaluasi dan pemenuhan kebutuhan akreditasi.
5. Persiapan Akreditasi
Langkah-langkah strategis meningkatkan kesiapan prodi, dari identifikasi kondisi hingga tindak lanjut perbaikan.
6. Pengembangan Budaya Mutu
Membangun perspektif continuous quality improvement yang melibatkan pimpinan, prodi, dosen, dan tendik.
Mengapa Memilih In House Training?
Setiap perguruan tinggi memiliki kondisi dan tantangan berbeda. Pelatihan in-house dirancang kontekstual berdasarkan kebutuhan institusi Anda.
Lebih Relevan
Materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan perguruan tinggi.
Lebih Fokus
Peserta berasal dari satu institusi sehingga diskusi dapat diarahkan pada tujuan bersama.
Lebih Kontekstual
Studi kasus dapat dikaitkan dengan kondisi dan permasalahan nyata di kampus.
Lebih Kolaboratif
Membangun persepsi seragam antar unit & pimpinan.
Siapa yang Perlu Mengikuti?
- Pimpinan Perguruan Tinggi
- Ketua LPM/LPMI
- Kaprodi
- Tim Penjaminan Mutu
- Tim Akreditasi
- Dosen
- Tenaga Kependidikan
- Pengelola Unit Akademik
Belajar Bersama Narasumber Berpengalaman
Praktisi dengan pengalaman mendalam di bidang pendidikan, penjaminan mutu, dan akreditasi.
Dr. Endang Sri Maruti, M.Pd.
Kaprodi PGSD Universitas PGRI Madiun
Probosiwi, M.Sn.
Ketua Pengendali Sistem Mutu Fakultas
Koordinator Tim Akreditasi FKIP UAD
Siap Memperkuat Penjaminan Mutu Institusi Anda?
Diskusikan kebutuhan pelatihan, fokus materi, dan format pelaksanaan bersama tim High Tech Teacher Indonesia.
Contact Person: Latifah
WhatsApp: 0813-7751-8794
www.hightechteacher.id | www.educatech.id | PT Indonesi Cakap Digital
