Artikel merupakan salah satu bentuk karya tulis yang banyak dijumpai dalam berbagai media, baik cetak maupun digital. Keberadaan artikel sangat penting sebagai sarana penyampaian gagasan, informasi, serta hasil pemikiran penulis kepada masyarakat luas. Seiring perkembangan teknologi informasi, artikel kini banyak dipublikasikan melalui situs web dan jurnal elektronik, contohnya pada website Universitas Gadjah Mada yang menyampaikan kumpulan-kumpulan artikel penelitian dan inovasi sehingga dapat diakses secara luas dan cepat oleh pembaca dari berbagai kalangan. Dalam dunia akademik, artikel juga menjadi media utama untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, sebagaimana dalam berbagai sumber publikasi ilmiah seperti SINTA, Arjuna, Google Scholar, Garuda dan lain sebagainya.




Pengertian Artikel
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), artikel adalah karya tulis lengkap, seperti laporan berita atau esai yang dimuat dalam majalah, surat kabar, atau media lainnya. Definisi resmi artikel dapat diakses secara langsung melalui laman https://kbbi.kemdikbud.go.id/.
Secara umum, artikel dapat dipahami sebagai sebuah tulisan berbentuk esai dengan panjang tertentu yang disusun untuk dipublikasikan melalui media massa, seperti koran, majalah, buletin, maupun situs web. Artikel bertujuan untuk menyajikan ide, gagasan, dan fakta yang disusun secara sistematis sehingga mampu meyakinkan, mendidik, dan menghibur pembacanya. Penjelasan mengenai fungsi artikel sebagai media informasi dan edukasi juga banyak dibahas pada portal literasi seperti Gramedia Literasi dan Kompasiana.
Jenis-Jenis Artikel Ilmiah
Dalam ranah akademik, artikel ilmiah dibedakan menjadi dua jenis utama, yaitu artikel penelitian dan artikel nonpenelitian. Pembagian ini umum digunakan dalam pengelolaan jurnal ilmiah, sebagaimana dijelaskan dalam pedoman penulisan artikel jurnal pada berbagai penerbit akademik.

Artikel Penelitian
Artikel penelitian merupakan karya tulis ilmiah yang disusun berdasarkan hasil penelitian. Artikel ini dirancang untuk dimuat dalam jurnal ilmiah atau buku kumpulan artikel. Penulisannya harus mengikuti kaidah ilmiah, menggunakan metode penelitian yang jelas, serta mematuhi pedoman atau konvensi ilmiah yang telah ditetapkan oleh pengelola jurnal. Contoh struktur dan karakteristik artikel penelitian dapat ditemukan pada panduan penulisan jurnal yang diterbitkan oleh LIPI/BRIN dan berbagai jurnal nasional terakreditasi.
Artikel Nonpenelitian
Artikel non penelitian biasanya berisi kajian konseptual, tinjauan pustaka, gagasan ilmiah, atau analisis terhadap suatu fenomena tanpa melibatkan pengumpulan data penelitian secara langsung. Jenis artikel ini sering dijumpai dalam bentuk review artikel atau artikel konseptual, sebagaimana dijelaskan pada laman jurnal ilmiah dan portal akademik seperti Google Scholar (https://scholar.google.com/). Meskipun tidak berbasis penelitian lapangan, artikel nonpenelitian tetap disusun secara ilmiah dan didukung oleh referensi yang relevan.
Ciri-Ciri Artikel Ilmiah
Artikel ilmiah memiliki karakteristik khusus yang membedakannya dari artikel populer yang banyak dijumpai di media umum. Adapun ciri-ciri artikel ilmiah antara lain sebagai berikut:
- Memuat hal-hal penting dan esensial, seperti temuan penelitian, pembahasan hasil penelitian, serta kesimpulan;
- Disusun secara sistematis, terdiri atas bagian dan subbagian yang jelas dan logis;
- Kajian pustaka biasanya disajikan sebagai kajian awal dalam artikel, tetapi tidak selalu diberi judul subbagian khusus “Kajian Pustaka”;
- Menggunakan bahasa baku dan ilmiah, objektif, serta menghindari unsur subjektivitas yang berlebihan;
- Didukung oleh rujukan yang relevan, baik berupa buku, artikel jurnal, maupun sumber ilmiah lainnya.
Karakteristik ini sejalan dengan pedoman penulisan karya ilmiah yang banyak dipublikasikan oleh perguruan tinggi dan pengelola jurnal nasional.

Prosedur Penulisan Artikel Ilmiah

Penulisan artikel ilmiah dapat ditempuh melalui beberapa prosedur, antara lain:
- Artikel ditulis sebelum laporan teknis, dengan tujuan memperoleh masukan atau umpan balik dari pembaca atau mitra sejawat;
- Artikel ditulis setelah laporan teknis, yaitu artikel disusun berdasarkan laporan penelitian yang telah lengkap;
- Artikel jurnal sebagai satu-satunya tulisan, yang umumnya dilakukan pada penelitian swadana, di mana hasil penelitian langsung disusun dalam bentuk artikel jurnal tanpa laporan teknis terpisah.
Prosedur ini sering diterapkan dalam publikasi jurnal ilmiah daring (online journal system/OJS) yang digunakan oleh banyak penerbit jurnal di Indonesia.
Sistematika Penulisan Artikel Ilmiah
Sistematika penulisan artikel ilmiah dapat menggunakan sistem angka atau abjad, tergantung pada pedoman yang digunakan oleh jurnal tujuan. Secara umum, artikel ilmiah disusun dengan struktur sebagai berikut:
- Judul
- Nama penulis, afiliasi, dan sponsor (jika ada)
- Abstrak dan kata kunci
- Pendahuluan
- Data dan metode penelitian
- Hasil penelitian
- Pembahasan
- Kesimpulan dan saran
- Daftar rujukan atau daftar pustaka
Struktur ini merupakan format standar yang banyak diterapkan oleh jurnal nasional dan internasional.

Dengan memahami pengertian, jenis, ciri, serta sistematika penulisan artikel ilmiah, penulis diharapkan mampu menghasilkan karya tulis yang berkualitas, sistematis, dan sesuai dengan kaidah akademik. Artikel yang baik tidak hanya menyajikan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik pendidikan.
Ingin Publikasi Artikel di Jurnal Bereputasi?
Sebagai wadah publikasi ilmiah, Educatech menyediakan berbagai jurnal ilmiah yang menjadi ruang strategis bagi akademisi, peneliti, guru, dan praktisi pendidikan untuk mempublikasikan gagasan, hasil penelitian, maupun kajian ilmiah secara profesional dan terpercaya. Informasi lengkap mengenai jurnal serta tata cara pengiriman artikel dapat diakses melalui laman resmi https://educatech.id/Jurnal/. Artikel-artikel yang telah disusun dapat di submit melalui jurnal yang dikelola oleh Educatech sebagai langkah nyata untuk memperluas diseminasi karya ilmiah dan meningkatkan kontribusi penulis dalam dunia pendidikan.

